Jumat, 08 Juni 2012

Curhatan Seorang Cucu



Mbah (Kakek-Nenek) pasti suka bngt dikunjungi cucunya. Setidaknya, kalau rumah kita tergolong dekat kurang lebih 1 bulan lah meluangkan waktu u/ menjenguk Mbah. Walaupun tidak membawa apa2 Mbah sudah seneng kita berkunjung ke sana, terlebih suatu saat membawa sesuatu... Subhanallah, bahagianya luar biasa. Bahkan walau hanya dibawakan makanan sederhana. Di sini saya contohkan keripik buah (proses vacuum frying), kn jaman dulu masi blm ada makanan ini.
Yg membawa bahagia juga, disaat beliau (mbah) berkomentar "seumur2 baru pertama kali ini memakan keripik semacam ini (sambil tersenyum senang)", >hati ikut seneng kl Mbah seneng.
Selain itu, ajak lah Mbah-mbah qt u/ mengobrol terkait keseharian dan hal-hal lucu supaya sedikit menghibur.
Topik kesehatan juga sangat cocok dijadikan bahan obrolan dengan Mbah (*kebetulan ini, cz lumayan tahu terkait kesehatan ^^). Mbah putri terkena diabetes dan darah tinggi, mbah kakung kolesterol (tp gk terlalu tinggi) dan terkadang bicaranya kurang jelas tapi qt harus sabar untuk berusaha mengetahui maksud yg dibicarakan dengan mendekat ke beliau atau meminta mengulang apa yg diucapkan. Terkadang kl tetap tidak jelas y mengira2 apa yg diucapkan dengan mengaitkan percakapan sebelumnya.
Saat anak-anak Mbah tinggal jauh dari beliau terutama beberapa anak perempuan Mbah yg jauh dr tempat tinggal Mbah krn ikut suami dan anak laki-laki Mbah yang ada di perantauan dan beberapa dengan kesibukannya, tentunya Mbah merasa kesepian.
Pada saat ini, cucu lah yang seharusnya mengisi hari-hari Mbah. Berusaha selalu ada di sampingnya, mendengarkan dan berusaha memahami pembicaraannya, dan berusaha memberi masukan untuk kesehariannya.

Maka dari itu selagi kita bisa, selagi ada waktu dan selagi belum terlambat berilah kasih sayang ke Mbah-mbah kita... :)

Tidak ada komentar: