Apabila hal ini selalu dipegang teguh oleh umat muslim, InsyaAllah dapat mengubah keadaan dunia ini menjadi lebih baik
Senin, 18 Mei 2009
Limbah
Karakteristik limbah:
1. Berukuran mikro
2. Dinamis
3. Berdampak luas (penyebarannya)
4. Berdampak jangka panjang (antar generasi)
Faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah:
1. Volume limbah
2. Kandungan bahan pencemar
3. Frekuensi pembuangan limbah
Berdasarkan karakteristiknya, limbah industri dapat digolongkan menjadi 4 bagian:
1. Limbah cair
2. Limbah padat
3. Limbah gas dan partikel
4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Untuk mengatasi limbah ini diperlukan pengolahan dan penanganan limbah. Pada dasarnya pengolahan limbah ini dapat dibedakan menjadi:
1. pengolahan menurut tingkatan perlakuan
2. pengolahan menurut karakteristik limbah
Indikasi Pencemaran Air
Indikasi pencemaran air dapat kita ketahui baik secara visual maupun pengujian.
1. Perubahan pH (tingkat keasaman / konsentrasi ion hidrogen) Air normal yang memenuhi syarat untuk suatu kehidupan memiliki pH netral dengan kisaran nilai 6.5 – 7.5. Air limbah industri yang belum terolah dan memiliki pH diluar nilai pH netral, akan mengubah pH air sungai dan dapat mengganggukehidupan organisme didalamnya. Hal ini akan semakin parahjika daya dukung lingkungan rendah serta debit air sungai rendah. Limbah dengan pH asam / rendah bersifat korosif terhadap logam.
2. Perubahan warna, bau dan rasa Air normak dan air bersih tidak akan berwarna, sehingga tampak bening / jernih. Bila kondisi air warnanya berubah maka hal tersebut merupakan salah satu indikasi bahwa air telah tercemar. Timbulnya bau pada air lingkungan merupakan indikasi kuat bahwa air telah tercemar. Air yang bau dapat berasal darilimba industri atau dari hasil degradasioleh mikroba. Mikroba yang hidup dalam air akan mengubah organik menjadi bahan yang mudah menguap dan berbau sehingga mengubah rasa.
3. Timbulnya endapan, koloid dan bahan terlarut Endapan, koloid dan bahan terlarut berasal dari adanya limbah industri yang berbentuk padat. Limbah industri yang berbentuk padat, bila tidak larut sempurna akan mengendapdidsar sungai, dan yang larut sebagian akan menjadi koloid dan akan menghalangibahan-bahan organik yang sulit diukur melalui uji BOD karena sulit didegradasi melalui reaksi biokimia, namun dapat diukur menjadi uji COD. Adapun komponen pencemaran air pada umumnya terdiri dari :
* Bahan buangan padat
* Bahan buangan organik
* Bahan buangan anorganik
Limbah
Karakteristik limbah:
1. Berukuran mikro
2. Dinamis
3. Berdampak luas (penyebarannya)
4. Berdampak jangka panjang (antar generasi)
Faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah:
1. Volume limbah
2. Kandungan bahan pencemar
3. Frekuensi pembuangan limbah
Berdasarkan karakteristiknya, limbah industri dapat digolongkan menjadi 4 bagian:
1. Limbah cair
2. Limbah padat
3. Limbah gas dan partikel
4. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Untuk mengatasi limbah ini diperlukan pengolahan dan penanganan limbah. Pada dasarnya pengolahan limbah ini dapat dibedakan menjadi:
1. pengolahan menurut tingkatan perlakuan
2. pengolahan menurut karakteristik limbah
Indikasi Pencemaran Air
Indikasi pencemaran air dapat kita ketahui baik secara visual maupun pengujian.
1. Perubahan pH (tingkat keasaman / konsentrasi ion hidrogen) Air normal yang memenuhi syarat untuk suatu kehidupan memiliki pH netral dengan kisaran nilai 6.5 – 7.5. Air limbah industri yang belum terolah dan memiliki pH diluar nilai pH netral, akan mengubah pH air sungai dan dapat mengganggukehidupan organisme didalamnya. Hal ini akan semakin parahjika daya dukung lingkungan rendah serta debit air sungai rendah. Limbah dengan pH asam / rendah bersifat korosif terhadap logam.
2. Perubahan warna, bau dan rasa Air normak dan air bersih tidak akan berwarna, sehingga tampak bening / jernih. Bila kondisi air warnanya berubah maka hal tersebut merupakan salah satu indikasi bahwa air telah tercemar. Timbulnya bau pada air lingkungan merupakan indikasi kuat bahwa air telah tercemar. Air yang bau dapat berasal darilimba industri atau dari hasil degradasioleh mikroba. Mikroba yang hidup dalam air akan mengubah organik menjadi bahan yang mudah menguap dan berbau sehingga mengubah rasa.
3. Timbulnya endapan, koloid dan bahan terlarut Endapan, koloid dan bahan terlarut berasal dari adanya limbah industri yang berbentuk padat. Limbah industri yang berbentuk padat, bila tidak larut sempurna akan mengendapdidsar sungai, dan yang larut sebagian akan menjadi koloid dan akan menghalangibahan-bahan organik yang sulit diukur melalui uji BOD karena sulit didegradasi melalui reaksi biokimia, namun dapat diukur menjadi uji COD. Adapun komponen pencemaran air pada umumnya terdiri dari :
* Bahan buangan padat
* Bahan buangan organik
* Bahan buangan anorganik
Minggu, 12 April 2009
Pengaruh Coklat dalam Tubuh
Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi cokelat memicu pelepasan hormon serotonin di otak. Hormon ini mampu memberikan perasaan senang dan mood yang baik. Itulah sebabnya di perasaan hari Valentine (14 Februari), cokelat merupakan hadiah yang paling banyak diberikan kepada orang-orang terkasih (pacar, suami-istri, atau anak dan orangtua).
Cokelat bukan hanya sedap untuk dikonsumsi, tetapi juga memiliki khasiat yang luar biasa. Dalam bahasa Latin, pohon cokelat disebut Theobroma cacao, yang berarti makanan dari Tuhan. Disebut demikian karena selain rasanya enak, cokelat dipercaya dapat memperpanjang usia. Cokelat jugs diklaim dapat mencegah berbagai penyakit jantung clan aneka kanker. Benarkah cokelat mempunyai khasiat sedahsyat itu?
RAMUAN SUKU INDIAN
Tanaman kakao telah dikenal sejak zaman dahulu sebagai salah satu ramuan yang berkhasiat bagi kesehatan. Penggunaan kakao secara tradisional dipopulerkan oleh suku Olmec, Maya, dan Aztec, yaitu suku-suku Indian kuno. Penggunaannya dalam dunia ramuan dapat sebagai bahan tunggal atau campuran dalam ramuan lain.
Pada akhir abad ke-16, beberapa tabib telah menggunakan kakao sebagai obat penyembuh demam, meruclakan keletihan, dan jugs untuk menyadarkan orang pingsan. Hingga pertengahan abad ke-20 telah ditemukan lebih dari 100 manuskrip berisi resep-resep kuno yang merekomendasikan kakao sebagai bahan penyembuh.
Pada masa kini, kakao lebih dikenal sebagai bahan dasar pembuat cokelat. Dewasa ini produk olahan cokelat sangatlah beragam, mulai dari cokelat asli, cokelat susu, cokelat wafer, dan lain sebagainya.
Konsumsi cokelat yang sangat tinggi sering dituding merugikan kesehatan. Hal ini disebabkan tingginya lemak dalam cokelat. Dunia kesehatan pun mengakui, sebenarnya masih banyak pangan lain yang lebih menyehatkan daripada produk olahan cokelat. Namun, mengapa popularitas cokelat tidak pernah pudar? Ada apa di dalam cokelat?
ZAT GIZI LENGKAP
Cokelat adalah produk turunan dari tanaman kakao yang aslinya berasal dari Amerika Tengah. Bagian tanaman yang diambil untuk memproduksi cokelat adalah biji yang terdapat di dalam buah kakao. Satu buah kakao mengandung 30 hingga 40 biji.
Biji cokelat yang telah dipanen kemudian difermentasi, dikeringkan, dipanggang, dan dipres untuk diambil minyaknya. Fermentasi merupakan perlakuan yang berpengaruh terhadap aroma khas cokelat.
Komponen utama yang berperan dalam pembentukan aroma adalah tanin. Minyak cokelat juga terkenal dengan istilah cocoa butter. Ampas minyak cokelat yang berbentuk pasta kemudian didinginkan, digiling, clan diayak hingga diperoleh bubuk cokelat atau cocoa powder. Bubuk cokelat masih mengandung zat gizi cukup lengkap, terutama karbohidrat, protein, serat, dan beberapa mineral.
Bubuk cokelat juga masih mengandung lemak dalam jumlah kecil. Komponen minor lain dalam bubuk cokelat adalah teobromin, kafein, polifenol, clan air. Bubuk cokelat kemudian dijadikan bahan baku dalam pembuatan cokelat komersial, yaitu sebagai pembentuk adonan. Agar rasa dan aromanya lebih baik, ke dalam bubuk cokelat ditambahkan cocoa butter. Kandungan cocoa butter dalam produk cokelat berkorelasi positif dengan mutu produk dan tentu saja dengan harganya.
TIMBULKAN EFORIA, PERBAIKI MOOD
Cokelat mengandung zat stimulan, yaitu sedikit kafein dan teobromina, keduanya tergolong famili methylxantine. Setiap satu ons cokelat susu mengandung kafein yang sama dengan
satu cangkir kopi yang sudah dikurangi kadar kafeinnya. Dapat disimpulkan bahwa kadar kafein cokelat sangat kecil, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak sekalipun. Sementara efek teobromina terhadap jantung tidaklah sekuat kafein, sehingga orang yang sakit jantung pun masih boleh menikmati lezatnya cokelat.
Produk olahan cokelat mengandung stimulan feniletilamin yang memiliki efek antidepresan, sama seperti yang dimiliki oleh amfetamin. Zat tersebut mengandung komponen farmakologi n-asetiletanolamin, yang terkait dengan cannabis atau marijuana, yang mampu memicu keluarnya anandamid, suatu opiat endogen yang berkhasiat menimbulkan eforia.
Itulah sebabnya, cokelat dapat memperbaiki suasana hati orang yang mengonsumsinya. Hal itulah yang menyebabkan makanan olahan cokelat, sering disebut sebagai makanan kasih sayang, yaitu makanan yang mampu membuat orang menjadi senang dan bahagia.
Ditulis oleh Prof. DR. Made Astawan
Minggu, 22 Maret 2009
Tes Putar Otak

Teka teki ini tidak mengandung trik, hanya murni logika.
Baca petunjuk yang ada, karena akan sangat membantu untuk menemukan jawabannya.
jangan cepat menyerah!
Ada 5 buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda.
Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan kebangsaan yang berbeda-beda.
Setiap penghuni menyukai satu jenis minuman terntentu.
Merokok satu merk rokok tertentu.
Serta memelihara satu jenis hewan tertentu.
Tidak ada satupun dari kelima orang tersebut yang memiliki warna rumah yang sama
minum minuman yang sama,
merokok merk rokok yang sama,
serta memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain.
Pertanyaannya sederhana sekali : Siapakah yang memelihara IKAN?
Petunjuk:
Orang Inggris tinggal di dalam rumah berwarna merah.
Orang Swedia memelihara anjing.
Orang Denmark senang minum teh.
Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna putih.
Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi.
Orang yang merokok PallMall memelihara burung.
Penghuni rumah yang terletak di tengah-tengah senang minum susu.
Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill.
Orang Norwegia tinggal di rumah paling pertama.
Orang yang merokok Marlboro tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing.
Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang merokok Dunhill.
Orang yang merokok Winfield senang minum bir.
Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia.
Orang Jerman merokok Rothmans.
Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air.
Albert Einstein yang menyusun teka teki ini.
Pada masanya dia menyatakan, 98% penduduk didunia tidak mampu memecahkan teka teki ini.
Apakah anda termasuk yang 2% ?
Minggu, 15 Maret 2009
Kebiasaan Makan yang Membahayakan

Ada beberapa kebiasaan orang yang terkadang jika dibiarkan terlalu lama akan membahayakan dirinya sendiri. Akibat kesibukan rutinitas, banyak orang tidak melakukan apa yang dianjurkan dokter tentang bagaimana me-manage kesehatan kita sendiri. Adalah beberapa contoh kasus dibawah ini:
Melewatkan Sarapan. Banyak orang tidak menyadari manfaat sarapan, bahkan sebagian besar menganggapnya tidak penting. Hal ini bukan contoh yang tepat. Sarapan justru diperlukan oleh tubuh. Dengan sarapan, akan tersedia bahan bakar untuk beraktifitas dari pagi hingga siang hari.
Ikut-ikutan Program Diet Yang Lagi Ngetren. Begitu banyak program diet yang ditawarkan. Mulai dari diet berdasarkan golongan darah, rendah karbohidrat, dan program diet lainnya. TIdak ada cara ajaib untuk menurunkan berat berat badan secara cepat, perlu waktu panjang. Cara terbaik adalah menikmati makanan secara seimbang.
Menaburkan Garam Pada Makanan. Beberapa orang merasa harus menambahkan garam pada makanannya. Kebiasaan buruk ini akan berdampak buruk pada tekanan darah, juga menambah resiko tiga kali lipat penyakit jantung dan stroke.
Makan Sambil Berjalan Atau Terburu-Buru. Saat makan, pastikan dalam keadaan yang santai. Dengan begitu tubuh mengarahkan energi menuju proses makanan yang sedang dicerna. Enzim pencernaan juga akan bekerja dalam kondisi menyenangkan. Agar proses mencerna berjalan dengan baik, sisihkan waktu setidaknya 10 menit untuk makan dalam suasana rileks.
Lupa Mencuci Tangan. Higienitas harus dimulai dari diri sendiri. Tidak hanya buah dan sayur yang mesti dicuci hingga bersih. Kedua tangan juga harus dicuci menyeluruh hingga ke sel jari dan kuku sebelum mengkonsumsi makanan pada aliran air yang mengalir.
Lupa Minum Air Putih. Pekerjaan yang menumpuk, ruangan berpendingin udara, membuat sering lupa minum air putih. Untuk mengatasinya, simpan botol berukuran satu liter diatas meja kerja.
Tidak Peduli Dengan Tanggal Kadaluarsa. Bedakan antara makanan atau minuman yang baik sebelum (best before) dan yang digunakan sebelum (use-by). Best before menunjukan waktu pemanfaatan yang terbaik, dan jika melewatinya berarti kualitas telah menurun. Sementara use-by mengacu pada keharusan untuk mengkonsumsi sebelum tanggal yang tercantum, dan jika melewatinya berarti tidak aman dikonsumsi. (rileks)